Mendikbud Resmikan Program Tata Busana SMKN 2 Gedangsari

Yogyakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (mendikbud), Anies Baswedan meresmikan gedung sekolah Program Keahlian Tata Busana Butik SMKN 2 Gedangsari Gunungkidul, Yogyakarta.

Pembangunan gedung SMKN 2, beserta sarananya ini menghabiskan investasi Rp 14,9 miliar, yang merupakan bantuan dari PT Astra International Tbk.

Peresmian dan serah terima Gedung SMKN 2 Gedangsari, Program Keahlian Tata Busana Gunung Kidul ini dihadiri pula oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X, Direktur PT Astra International Tbk Djoko Pranoto.

Dalam sambutannya, Anies menyambut positif upaya yang dilakukan oleh Astra International dalam memajukan dunia pendidikan nasional dan mensejahterakan masyarakat.

“Apa yang dilakukan oleh Astra ini ibarat menyediakan eskalator, yaitu dunia pendidikan menuju kesejahteraan,” kata Anies, di sela acara peresmian, Yogyakarta, Kamis (5/3).

Ia berharap, kemampuan guru juga perlu ditingkatkan, agar dunia pendidikan bisa selaras dengan dunia usaha.

Sementara itu Djoko mengatakan, partisipasi astra ini bertujuan untuk memajukan dan memberikan kesempatan kepada generasi muda di kawasan Gedungsari untuk mendapatkan pendidikan yang bermutu baik.

Gedung Sekolah SMKN 2 Program Keahlian Tata Busana Gunung Kidul ini dibangun di atas lahan seluas 3.078 meter persegi (m2), dengan luas bangunan 2.697 m2, yang dilengkapi ruang kantor, kelas, perpustakaan, laboratorium komputer dan bahasa, ruang unit produksi, danteaching factory, serta ruang peragaan dan pengembangan usaha.

“Semua ruangan juga telah dilengkapi dengan peralatan dan media latihan,” kata dia.

Saat ini, kata Pranoto, Astra International telah membina 720 guru dan 11.467 siswa. Astra juga telah membantu 50 sekolah negeri, yang terdiri dari 29 SD, 7 SMP, dan dua SMK.

Ketua yayasan Pendidikan Astra, Michael D Ruslim Arietta Adrianti mengatakan, Astra sudah melakukan pembinaan Kecamatan Gedangsari sejak 2007. Hingga saat ini pembinaan masih dilakukan melalui pelatihan kepada guru, kecakapan dalam membatik dan mendesain

“Program ini adalah program berkelanjutan dalam membatik, tingkat SD sebagai pemula, SMP bisa membuat batik, dan SMKN sudah bisa membatik dan mendesain batik sesuai dengan potensi pasarnya,” katanya.

Investor Daily

Penulis: Imam Muzakir/FAB

Sumber: Investor Daily

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>